Temukan jendela dunia melalui ribuan koleksi buku kami yang siap menemani perjalanan belajar Anda.
Ada begitu banyak hal baru yang setiap harinya harus kita pelajari. Entah karena tuntutan jenjang karir di pekerjaan, materi atau tugas kuliah yang harus dibaca dan diselesaikan, hingga seminar atau boot camp yang ingin kita ikuti demi meningkatkan skill
Karya klasik yang tak lekang oleh waktu ini bercerita tentang kehidupan empat bersaudari, suatu masa di Concord, Massachusetts. Meg, si Cantik keibuan yang bermimpi menjadi ratu bergaun indah. Jo, si Tomboi yang sangat mencintai buku dan sastra. Beth, si Pendiam yang begitu berbakat memainkan piano. Dan Amy, Michelangelo kecil dengan sketsa-sketsa memukau di kertas gambarnya. Hari-hari mereka sederhana, tapi dilingkupi kehangatan. Walaupun tak pernah luput dari masalah, kesedihan, ketidakpuasan, bahkan pertengkaran, mereka tak pernah berhenti saling mencintai dan teramat bersyukur memiliki satu sama lain. Sang Ibu yang selalu berada di samping mereka memberikan banyak inspirasi dan semangat, sementara bocah laki-laki kaya bernama Laurie, yang ikut serta dalam setiap petualangan keempat gadis itu, membawa keceriaan yang tak tergantikan.
Jika orang-orang dewasa terus menghindarkan anak dari pembicaraan tentang hak kesehatan seksual dan reproduksinya, anak akan jatuh pada kebingungan dan ketakutan. Sementara seiring anak tumbuh menjadi remaja, semakin kompleks pula persoalan ini baginya. Namun mereka harus menghadapinya seorang diri. Kecenderungan ini, tentu saja, dapat berdampak serius dan panjang bagi hidup banyak anak. Buku ini mengisahkan anak-anak yang pada satu babak hidup menghadapi persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi. Sesuatu yang seharusnya tak pernah terjadi jika hak-hak mereka telah dipenuhi, dilindungi. Kini mereka hidup sebagai penyintas, sebagian masih memperjuangkan hak-haknya. Mereka pun berkenan untuk membagikan kisah mereka dengan harapan kejadian serupa tidak terulang. Terima kasih kepada mereka yang mash bertahan dan terus berjuang.
Bosan menebak apa yang benar-benar dipikirkan orang? Cobalah membaca orang dalam semua situasi—bertemu muka, di layar, di tulisan—menggunakan ilmu baru psikolinguistik, dari seorang penulis buku laris versi New York Times yang juga menjadi konsultan bagi FBI, CIA, dan NSA. Apa yang dimaksud bos Anda dalam e-mail-nya? Apakah montir yang memperbaiki kendaraan Anda membesar-besarkan sesuatu? Entah dalam percakapan santai atau perundingan tingkat tinggi, Anda perlu mengerti apa yang tersirat dalam suatu situasi. Namun dengan begitu banyak interaksi di layar—melalui e-mail, teks, atau video—kita kehilangan kemampuan menafsirkan ekspresi dan isyarat. Lagipula, karena banyak orang sekarang memahami arti bahasa tubuh, kita makin sukar mengetahui pemikiran atau niat orang yang sebenarnya. Ahli psikoterapi terkenal David Lieberman, Ph.D., seorang pakar terkemuka dalam deteksi kebohongan yang mengajar di FBI dan lembaga keamanan lain, membawa “membaca orang” ke tingkat baru. Menggunakan riset terbaru psikolinguistik—isyarat di bahasa lisan dan tulis—dia menunjukkan cara menerapkan metode-metode tajamnya di banyak situasi sehari-hari, termasuk: - Mendeteksi pesan di balik kata-kata pasif, deskripsi pribadi atau tak pribadi, dan tingkat rincian. - Mengetahui apakah penjelasan seseorang mengenai suatu kejadian itu jujur atau karangan. - Mencari tahu apakah seorang calon karyawan, match di aplikasi kencan, atau pengasuh anak baru bisa dipercaya atau menyembunyikan sesuatu. Tak ada yang ingin dibodohi. Mindreader akan membantu kita mengetahui siapa yang bisa dipercaya, dan siapa yang mungkin berniat mengakali kita.