Grimalkin, seekor kucing intelektual dari era Victoria, harus kehilangan nyawanya gara-gara usia tua sekaligus keracunan timbal. Namun, bukannya segera beristirahat dengan tenang, Grimalkin justru memilih untuk menggunakan delapan nyawanya yang tersisa. Karena, pada dasarnya, kucing memiliki sembilan nyawa: tiga dipakai menetap saja, tiga dipakai berkelana, dan tiga dipakai bersukaria.
Maka, bergentayanganlah Grimalkin menuju zaman-zaman yang lebih baru. Ia diberi kesempatan untuk melihat J.M. Barrie si penulis Peter and Wendy, mengintip masa penemuan penisilin, bergabung dengan orang-orang yang berlindung di bunker pada mas