Dam-diam Ping menyimpan kegelisahan tentang masa depannya yang buram. Bakat musiknya yang istimewa tidak memiliki wadah, dan ia tidak berani bercita-cita.
Hidup Ping jungkir balik ketika ia harus pindah ke Jakarta dan tinggal bersama keluarga calon gubernur. Ping mesti menghadapi sekolah baru, kawan-kawan baru, dan tantangan baru. Meski awalnya berat hati pindah ke ibu kota, di sana Ping justru menemukan band impian yang dibentuk bersama teman-teman sekolahnya dan seorang pengamen. Band mereka, Rapijali, lantas mengikuti kompetisi band tingkat nasional.
Mungkinkah Ping akhirnya menemukan apa yang hilang dari hidupnya selama ini? Dan, apakah Ping siap dengan yang ia temukan? Bahwa, hidupnya ternyata tidak sesederhana yang ia duga.