Temukan jendela dunia melalui ribuan koleksi buku kami yang siap menemani perjalanan belajar Anda.
Brother Jacob mengangkat cerita tentang hubungan dua bersaudara antara David Faux yang sangat egois serta ambisius dan kakaknya yang idiot, Jacob. David Faux, seorang anak petani Inggris, yang terbiasa makan dendeng babi dan pangsit, mempunyai ilusi menyenangkan bahwa penjual kembang gula pastilah seorang yang sangat bahagia dan terkenal, karena dia menciptakan sesuatu yang tidak saja sangat indah dilihat, tapi juga makanan terbaik. Novela ini memberikan pesan moral yang ringan dengan akhir yang memuaskan. The Lifted Veil merupakan satu-satunya tulisan Eliot yang menggunakan sudut pandang orang pertama. Kisah ini dibuka oleh Latimer, sang narator. Latimer menyadari bahwa akhir hidupnya semakin dekat karena mengalami masalah dengan angina, sehingga dia memutuskan untuk menceritakan kisah aneh dari pengalamannya sendiri. Aspek metafisik dan supranatural dengan sangat indah. Eliot menyajikan ketegangan hingga menjelang akhir novela ini, ketika sebuah rahasia akhirnya terungkap.
Sekembalinya ke Rusia dari tur di Italia, Dimitry Sanin yang berusia dua puluh tiga tahun mengakhiri perjalanannya di Frankfurt. Di sana, ia bertemu dengan Gemma Roselli yang cantik, yang bekerja di toko kue milik orang tuanya, dan jatuh cinta untuk pertama kalinya. Yakin bahwa kebahagiaan abadi bersama tunangannya tak dapat dihalangi, Dimitry dengan gegabah memutuskan untuk memulai hidup baru dan menjual tanah-tanahnya di Rusia. Namun, ketika ia bertemu calon pembeli, Madame Polozov yang menarik, kerentanan masa mudanya justru menjadikannya mangsa kegilaan yang lebih gelap dan destruktif. Sebuah novel dengan keindahan yang menghantui, Arus Deras Musim Semi merupakan kisah yang menarik, sebagian bersifat otobiografi, tentang salah satu tema favorit Turgenev—ketidakmampuan seorang pria untuk mencintai tanpa kehilangan kepolosannya dan terjerumus dalam hasrat obsesif.
“Kau ini pengacau yang menjengkelkan—” ketus Markham. Tapi Vance memotongnya dengan nada datar. “Benar-benar tidak tahu berterima kasih! Kalau saja kautahu, Markham, aku guru pembimbingmu yang genius, deus ex machina-mu, ibu perimu.” Philo Vance bangsawan muda dan kaya raya, dengan segudang pengetahuan di dalam kepala. Kata katanya sering sarkas dan tak difilter hingga sanggup melukai lawan bicara yang tidak siap menerimanya. Tapi, aku yakin karena aku kenal dia sejak lama, Vance memang unik dan bukan orang yang suka asal bicara. Menurut orang, dia ingin tampil dan mencari panggung saja, tapi menurutku, dia adalah genius yang selalu memakai logika. Termasuk ketika menghadapi kasus pembunuhan Alvin Benson. Kami terlibat dalam proses pengungkapan kasus ini bukan karena kami menceburkan diri, tapi permintaan datang dari Jaksa Wilayah yang juga kenalan Vance. Aku menyaksikan sendiri bagaimana Markham sering berjalan ke arah yang salah dan Vance berkali-kali menariknya ke jalur yang seharusnya. Andai tidak ada Vance, Markham akan salah menjebloskan orang ke penjara New York.
eluarga Otis pindah dari Amerika ke sebuah rumah besar Inggris, Rumah Canterville. Kedatangan keluarga ini sangat mengganggu hantu penghuni rumah tersebut. Sebaliknya, keluarga Otis tak ambil pusing pada kehadiran hantu tersebut. Mereka sama sekali tak percaya pada hal-hal ghaib. Dengan menampilkan kontras antara cerita hantu gotik konvensional dan pragmatisme dunia modern, Wilde menciptakan dongeng komikal yang lembut berisi konflik antara yang lama dan yang baru—dan hasilnya sudah jelas bahwa dunia lama tersebut sama sekali tak bisa mengusik kehadiran dunia baru.
Hanna. Perempuan dengan pemikiran terbuka, mandiri, aktif mengelola beberapa komunitas, terutama yang berkaitan dengan lingkungan, dan mencintai seorang lelaki yang telah beristri. Syauqi seorang Gus, hidup dalam hiruk pikuk pesantren, pendiam, lulusan S2 Kairo menyukai otomotif, terutama vespa, dan belum bisa melupakan cinta pertamanya. Hanna dan Syauqi berjumpa di tempat yang tak pernah mereka duga. Keduanya bertemu dalam ruang dengan pemikiran-pemikiran yang berbeda. Banyak kejadian yang kemudian membuat mereka saling jatuh cinta. Tapi, apakah jalan cinta mereka terjadi semudah itu?
Marlowe nyaris menyerah dengan kasus yang ditanganinya ketika dia menemukan dirinya berada di tempat yang salah namun di waktu yang tepat untuk terjebak dalam pembunuhan yang mengarah kepada lingkaran pencurian giok, pembunuhan lain, peramal, beberapa pembunuhan lagi, dan korupsi. Serangkaian kisah misteri pembunuhan yang berliku ini bermula ketika seorang detektif swasta, Philip Marlowe, yang sedang menyelidiki kasus orang hilang, melihat seorang penjahat bernama Moose Malloy, menerobos masuk ke sebuah kelab malam, mencari mantan pacarnya yang bernama Velma Valento. Kelab tersebut telah berganti pemilik, sehingga tidak seorang pun yang mengenal Velma. Malloy membunuh seorang kulit hitam di klub, lalu melarikan diri. Sebuah pemecahan kasus yang digambarkan dengan sangat menarik, deskriptif, dan informatif oleh penulis, seolah kita juga sedang berada di dekat Marlowe selama penyelidikan.
Sebuah kumpulan cerita hantu tradisional Victoria, legenda dan dongeng tentang orang-orang mistis Irlandia yang telah membuat perjanjian dengan iblis, ditulis oleh Le Fanu dengan nada bahasa sehari-hari, mungkin belum pernah Anda ketahui kecuali jika mengikuti sastra Irlandia. Buku yang diawali sebuah cerita menakutkan tentang gadis muda yang jatuh cinta kepada makhluk supernatural jahat ini, menyajikan deskripsi sangat luar biasa tentang hutan, padang rumput, dan cuaca. Catatan khusus untuk siapa pun yang menemukan dirinya terjebak dalam cerita-cerita pendek Le Fanu: jangan pernah percaya kepada orang bungkuk yang cacat; jangan membuat kesepakatan dengan orang asing yang Anda temui di hutan; dan jika Anda memiliki mimpi yang tampak nyata, mungkin itu memang kenyataan. Sungguh kisah supernatural klasik yang akan membuat Anda merinding!
Siapakah Pietr si Latvia? Apakah dia seorang pencuri? Seorang pemabuk Rusia di bar kotor? Kapten laut Norwegia yang sudah menikah? Mayat bengkok di kamar mandi kereta api? Atau semua itu memang Pietr si Latvia? Superintenden Maigret, seorang ajun komisaris besar polisi pemberani yang melacak musuh misterius dan jejak mayat tersebut, harus menunggu waktu yang tidak sebentar untuk menemukan jawabannya. Cangklong dan topi…. selamat datang di dunia Superintenden Maigret. Seri novel Maigret pertama karya Simenon yang diterbitkan pada tahun 1930 ini adalah kisah dengan berbagai karakter menarik dan penuh kejutan.
Cerita dimulai dengan perkenalan Gibran oleh seorang pria bernama Farris Effandi Karamy, seorang Lebanon kaya yang ternyata menjadi teman ayah Gibran di usia dini. Setelah perkenalan ini, Gibran sering berkunjung ke rumah Farris Effandi. Kemudian Farris Effandi memperkenalkan putri tunggalnya bernama Selma Karamy. Setelah Gibran bertemu Selma, rasa cinta di antara mereka mulai muncul dan tumbuh. Namun takdir tidak merestui keduanya untuk menyatu. Cinta mereka putus ketika pendeta Lebanon melamar Selma untuk keponakan mereka bernama Mansur Bey Galib. Meskipun Selma akan dilamar oleh Mansur Bey Galib, tetapi Gibran tetap setia dan menunggu Selma untuk menemaninya. Mansur Bey Galib tidak ingin melamar Selma karena cinta dan kecantikan yang dimiliki Selma, tetapi karena kekayaan yang dimiliki ayah Selma. Mereka akhirnya menikah, tetapi tidak ada cinta antara Mansur Bey Galib dan Selma Calami. Mansur Bay Galib bahkan ingin ayah Selma mati agar dia bisa mewarisi kekayaannya. Meski sudah menikah, Selma diam-diam masih bertemu Gibran. Pertemuan mereka di kuil menjadi yang terakhir dan Selma meminta Gibran untuk tidak bertemunya lagi. Lima tahun pernikahannya dengan Mansur Bey Galib, Selma akhirnya hamil dan melahirkan seorang putra. Namun sayang, ketika anak laki-laki itu lahir, dia ditakdirkan untuk hidup hanya untuk waktu yang singkat. Tak lama kemudian, Selma menyusul kematian bayinya. Mereka ditempatkan di peti mati dan dikuburkan. Kisah memilukan itu membuat buku Kahlil Gibran Sayap Syap Patah begitu menguras emosi pembacanya, bahkan tidak hanya kisah romantis Selma dan Gibran, tetapi juga romantisasi penderitaan setiap tokohnya.
Mobil apartemen di blok pertama Calle Santa Fe, di jalan yang mengarah ke pemandangan di Plaza San Martín yang lebar di seberangnya. Pada pukul dua pagi, malam bulan Agustus yang dingin berkabut, hanya satu dua kendaraan yang menggeluyur di atas aspal basah mengkilap. Beberapa orang yang berjalan kaki menciptakan siluet- siluet pada latar sunyi di belakang mereka. Mereka ingin bergegas, digebah hawa dingin dan waktu yang sudah larut, tetapi gestur mereka lamban bak para somnambulis Hati mereka dilucuti hasrat untuk pulang. Seorang wanita cantik berdarah Jerman bernama Frida Eidinger ditemukan tewas dalam sebuah lift apartemen di Calle Santa Fe, oleh seorang pria mabuk sehabis dia bersenang-senang di seputaran kota Buenos Aires, Argentina. Semula, pihak berwenang menyangka itu merupakan murni tragedi bunuh diri, namun rupanya Frida Eidinger bukanlah seseorang yang punya motif kuat mengakhiri hidupnya sendiri, bahkan kedatangannya jauh-jauh dari Jerman ternyata menyimpan tujuan tertentu.