Temukan jendela dunia melalui ribuan koleksi buku kami yang siap menemani perjalanan belajar Anda.
Moral yang dipraktikkan dan diajarkan oleh leluhur bangsa kita, demikian juga yang diajarkan oleh agama, tidak lagi terlihat dalam kehidupan keseharian kita. Ia telah hilang, padahal ia adalah milik kita yang paling berharga lagi sangat dihargai orang lain. Ada sesuatu yang hilang dari kita, terutama dari orang-orang yang mestinya menjadi teladan. Betapapun jika kita berkata, "Yang hilang dari kita," kata kita di sini bukan menunjuk pribadi (Anda atau Dia), tetapi menunjuk masyarakat kita sebagai Muslim atau sebagai bangsa atau sebagai umat manusia. Umat Islam tidak mencerminkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Dalam buku ini, dihidangkan sebagian kecil dari nilai-nilai akhlak Islami. Ini bukan saja karena nilai-nilai akhlak Islam amat banyak yang tidak mungkin dijangkau oleh buku ini, tetapi dengan memperhatikan satu-dua dari nilai-nilai yang dihidangkan itu dapat mengantar seseorang berakhlak luhur yang akhirnya mengantarnya ke surga.
Penilaian Hasil Belajar disusun untuk menambah wawasan dan kemampuan guru maupun mahasiswa calon guru dalam menyusun dan mempersiapkan perangkat penentu hasil belajar yang dapat diterapkan secara efektif dalam pembelajaran dengan Kurikulum 2013. Penilaian Hasil Belajar mengupas tuntas sistematika penilaian dalam Kurikulum 2013, tindak lanjut hasil penilaian, penyusunan kisi-kisi, hingga teknik menyusun berbagai bentuk soal guna menentukan hasil akhir belajar. Guru dan satuan pelaksana Kurikulum 2013 lainnya akan menemukan panduan yang mereka butuhkan untuk membuat silabus maupun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Penilaian Hasil Belajar.
The Impostor Cure: Waktu yang Tepat untuk Berhenti Merasa Menjadi Impostor Pernahkah kamu berpikir bahwa pencapaian yang kamu raih hanya berkat keberuntungan semata? Apakah kamu khawatir suatu hari akan tertangkap basah tidak mempunyai kompetensi yang layak? Hati-hati, bisa jadi itu sindrom impostor. Sindrom impostor adalah suatu kondisi ketika seseorang merasa tidak layak untuk sukses dan selalu meragukan kecerdasan, keterampilan, dan kemampuannya sendiri. Berdasarkan studi, 70 persen orang pernah merasakan sindrom impostor dengan kadar tertentu—mungkin kamu salah satunya. Sindrom ini muncul akibat ketegangan antara pandangan dirimu dan apa yang kamu percayai sebagai harapan orang lain terhadapmu. Tenang, kamu tidak sendirian. Ketakutan yang kamu rasakan juga menjadi sumber ketidaknyamanan jutaan orang lainnya. Karena sindrom impostor bisa menyebabkan kesulitan menikmati hidup, kamu perlu menyelami setiap halaman The Impostor Cure. Dengan panduan dari Dr. Jessamy Hibberd—psikolog klinis dengan pengalaman lebih dari 15 tahun—temukanlah saran-saran yang menggugah untuk menghidupkan kembali kepercayaan dirimu. Pelajarilah studi kasus yang disajikan untuk memahami cara sindrom impostor menguasai pikiran. Terakhir, mulailah mengatur strategi untuk lebih menghargai diri sendiri. Ingat, kalaupun kamu khawatir jangan-jangan dirimu memiliki sindrom impostor, bukan berarti kamu benar-benar impostor. Perasaanmu bukanlah fakta.
berisikan Kisah Nabi dan Rasul
Buku Ensiklopedia Sahabat Rasulullah mengisahkan para sahabat rasul mulai dari Abu Bakar Ash-Shiddiq sampai dengan Abu Salmah tentang kisah hidup dan perjuangan mereka dalam berjuang menegakkan Islam. Mari sejenak menyelami kisah hidup sahabat-sahabat Rasulullah.
Merasa sendirian dan ditinggalkan oleh semua orang, seorang pemuda yang mengaku sebagai pemimpi memutuskan untuk berjalan-jalan di jalanan St. Petersburg pada suatu malam di musim panas yang panjang. Di situlah, tanpa sengaja, ia bertemu dengan seorang gadis yang sedang menangis. Ia mendekatinya dan menyelamatkannya dari gangguan seorang pria yang tidak diinginkan. Keduanya sepakat untuk bertemu lagi di tempat yang sama pada malam berikutnya. Seiring mereka mulai berbagi kisah hidup masing-masing, sang pemuda tak mampu menahan diri untuk jatuh cinta pada kenalannya yang baru itu. Malam-Malam Putih adalah sebuah kisah klasik tentang kesepian seseorang di tengah kota dan kebutuhan mendesak akan kontak manusia. Diterbitkan pertama kali pada tahun 1848 dan menjadi salah satu karya penting Dostoevsky di sepanjang karier kepenulisannya. Ia menciptakan penggambaran mendalam tentang kondisi manusia yang kemudian berkontribusi pada perkembangan pemikiran abad ke-20, termasuk psikoanalisis dan eksistensialisme.
Mengajar adalah pekerjaan paling menyenangkan jika Anda memiliki siswa berperilaku baik. Setiap hari memberi Anda pengalaman baru dan berbeda: kesempatan untuk melihat siswa Anda menemukan konsep baru, mempelajari sesuatu yang tidak mereka ketahui sebelumnya, dan mengalami perubahan yang nyata dalam kehidupan mereka. Namun, bagaimana jika kelas yang Anda ajar berisi siswa berperilaku buruk? Mengajar bisa menjadi pekerjaan yang penuh tekanan. Anda tidak dapat mengajar dengan optimal sebelum masalah perilaku ini dipecahkan. Buku ini merupakan kumpulan ide, tips, dan strategi manajemen perilaku yang disarikan dari pengalaman penulis sebagai ahli perilaku yang telah membantu ribuan pendidik. Buku ini kaya sekaligus realistis: kaya karena penuh dengan strategi dan contoh yang telah terbukti efektif, dan realistis karena ditulis berdasarkan contoh nyata tentang perilaku buruk siswa. Ide dan strategi di dalam buku ini bersifat praktis sehingga dapat langsung Anda terapkan. Panduan Manajemen Perilaku Siswa adalah referensi dan sumber ide yang bermanfaat bagi para pendidik di tingkat pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. (A)
Blurb: Berapa pun bobotnya, nyaris tak ada perjalanan dilakukan tanpa memikirkan bagasi dan muatannya. Perjalanan selalu tentang apa dibawa dan ditinggalkan. Pulang-Pergi: Yang Dibawa dan Ditinggalkan adalah sehimpun kisah perjalanan Alexander Thian bersama muatannya. Muatan itu menyembunyikan rahasia tentang seorang anak laki-laki kurus yang harus meninggalkan kampung halamannya, Pontianak, sejak kepergian sang ayah. Sendirian, ia menghadapi ketidakadilan dunia dan trauma akibat kehilangan, ditinggalkan, serta ditelantarkan. Alex menyusuri dunia dengan memanggul amarah terpendam, kekecewaan terhadap keadaan, perasaan kecil dan tak berarti akibat perundungan, serta depresi karena kesepian. Berlatar Pontianak, Malang, Bali, Belanda, Prancis, hingga Islandia, Alex membongkar muatannya satu per satu: memilih apa-apa yang akan terus dibawa hingga ke hari depan dan meninggalkan apa-apa yang memberatkan langkah di perjalanan.