Temukan jendela dunia melalui ribuan koleksi buku kami yang siap menemani perjalanan belajar Anda.
Apakah kalian ingin sukses dan hidup berkecukupan di masa depan? Maka seharusnya kalian, para remaja hebat, sudah mulai merencanakan masa depan kalian sejak dini. Rahasia kesuksesan seseorang terletak pada idenya dalam membangun kesuksesan tersebut. Ide hebat ini pun butuh perencanaan yang matang, termasuk rencana dalam mengatur keuangan. Buku seri pertama Belajar Memahami Keuangan Pribadi Sejak Dini akan menuntunmu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai personal finance, rencana tujuan hidup dan masa depan bagi remaja, serta pembukuan keuangan. Dikemas secara infografis berhalaman tipis dengan harga terjangkau, buku ini dapat dibaca oleh semua kalangan, khususnya para remaja dan siswa sekolah yang ingin memahami perencanaan keuangan pribadi dan manfaatnya di masa depan.
Mengajar coding di sekolah adalah tantangan yang unik. Banyak guru yang ingin mengajarkan coding tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Kami paham bahwa tidak mudah untuk selalu memiliki ide baru dan kreatif di bidang yang relatif baru ini. Buku 100 Ide untuk Guru: Coding menawarkan berbagai cara praktis dan menyenangkan untuk mengajarkan konsep coding melalui aktivitas offline, platform Scratch, dan platform coding sederhana lainnya. Setiap ide dirancang untuk membuat coding menjadi mudah dipahami dan menarik bagi anak-anak. Terinspirasi dari pengalaman mengajar para guru hebat, buku ini hadir untuk memandu guru inspiratif seperti Anda untuk mengajarkan coding dengan asyik!
Buku ini membahas tentang apa itu wirausaha, kompetensi yang dimiliki wirausaha, apa saja keahlian seseorang. Buku ini membahas tentang bagaimana menumbuhkan jiwa kewirausahaan seseorang khususnya siswa. Sehingga diharapkan para pembaca dapat mengerti
Sering kali orang salah mengira, bahwa mempelajari ilmu jurnalistik hanya sekadar menjadi “tukang buat berita”. Padahal dengan mempelajari ilmu jurnalistik, kita bisa menata cara berpikir dalam memandang peristiwa dan bertindak penuh pertimbangan dalam menyeleksi, memproduksi, serta mendistribusikan informasi. Mempelajari ilmu jurnalistik juga bisa menjadi metode melatih logika dan karakter, serta belajar berpikir kritis dan objektif. Tidak semua berita bersifat menarik. Sebaliknya, tidak semua isu menarik cukup penting untuk diberitakan. Buku Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Belajar Menulis Berita memaparkan proses menjadikan sebuah berita penting dan menarik. Buku ini menjelaskan cara memilih sudut pandang dari beberapa unsur berita sehingga memiliki nilai berita tinggi, serta menguraikan tahapan membuat jenis-jenis berita sesuai dengan struktur penulisannya. Selain itu, buku ini merupakan serangkaian tulisan yang memadukan refleksi filosofis, serta sekaligus petunjuk praktis bagi siapa saja yang ingin lebih memahami dan mendalami jurnalistik dengan langsung mempraktikkannya.
Selain isinya yang memberi gambaran cukup lengkap dan menyeluruh tentang landasan pemikiran, acuan dasar, cara, media, tata laksana, suasana, dan capaian kegiatan pendidikan di SALAM, buku ini menjadi lebih menarik karena merupakan kumpulan catatan harian salah seorang fasilitator di sekolah di pinggiran kota Yogyakarta itu. Jadi, isi buku ini bukan lagi sekadar pengandaian-pengandaian teoritik niskala, tetapi memang rekaman pengalaman nyata dan tindakan langsung dari salah seorang pelakunya.” (Roem Topatimasang) Buku ini adalah kumpulan catatan harian Gernatatiti, salah seorang fasilitator Sanggar Anak Alam (SALAM) jenjang SMA. Ia merekam dengan cukup detail bagaimana para remaja di SMA SALAM berproses menemukan ketertarikan mereka terhadap sesuatu hal dan mempelajarinya dengan proses riset yang mereka rancang sendiri kerangkanya. Semua tidak muncul secara tiba-tiba. Para fasilitator berkewajiban menstimulus dan menemani para siswa memperdalam topik-topik yang mereka minati dan dipelajari, tanpa mereduksi kompleksitas setiap siswa sebagai manusia yang merdeka. Sekolah tanpa jurusan ini memberi ruang seluas-luasnya bagi para remaja yang punya keingintahuan akan sesuatu, untuk mencari, mengkritisi, menyerap, dan mereproduksi pengetahuan-pengetahuan berharga.
Buku ini berisi cara pandang, prinsip-prinsip, konsep, sikap, dan contoh-contoh praktik pendidikan di Sanggar Anak Alam (SALAM). Sekolah Biasa Saja Ed. Klasik PerDikan hendak mengajak para pendidik, guru, orang tua, pemangku kebijakan pendidikan, dan masyarakat luas untuk memperlakukan sekolah menjadi biasa. Biasa dekat dengan manusia. Biasa dekat dengan masyarakat. Biasa dekat dengan lingkungan kehidupan sekitar. Biasa untuk belajar dari kenyataan. Edisi baru ini mengalami perbaikan tata bahasa dan sedikit perubahan isi dari edisi sebelumnya. “Buku ini turut memperkaya literatur praktik pedagogi kiritis, sebuah sumbangan teoretis dan praksis bagi pedagogi ala Freirean di Indonesia. Buku yang bercerita mengenai sekolah biasa saja yang sejatinya luar biasa.” —Edi Subkhan, Dosen Fakultas Ilmu Pedidikan Universitas Negeri Semarang dan Pengelola Rumah Buku Simpul Semarang “Di sini pendidikan anak menjadi salah satu simpul dalam jaringan kehidupan komunitas: simpul yang teramat penting karena menjadi tempat belajar bagi anak-anak, orang tua mereka, orang dewasa yang menjadi fasilitator dan menyelengga rakan administrasi, dan bagi orang seperti saya, pemerhati dan praktisi pendidikan dari berbagai penjuru.” —Dr. Sylvia Tiwon, Pengajar di Universitas Berkeley, Amerika Serikat “Buku ini diperlukan oleh siapa saja yang pernah sekolah, agar bisa mengoreksi daya nalar, karena sej tinya proses sekolah berlangsung sepanjang hayat, tinggal bagaimana proses belajar itu bisa bermakna positif bagi kehidupan, bukan untuk menjadi budak yang memenuhi industri semata.” —Butet Manurung, Pendiri Sokola Rimba
Narasi yang ditulis Kalis dalam buku ini berfokus kepada tubuh, kerudung, kemanusiaan, dan relijiusitas perempuan. Akhir kata, selamat membaca!
Ini adalah buku tentang sabotase diri. Mengapa kita melakukannya, kapan kita melakukannya, dan bagaimana menghentikannya—untuk selamanya. Kebutuhan yang berdampingan tetapi bertentangan menciptakan perilaku sabotase diri. Inilah mengapa kita menolak upaya untuk berubah, seringkali sampai terasa benar-benar sia-sia. Tetapi dengan mengekstrak wawasan penting dari kebiasaan kita yang paling merusak, membangun kecerdasan emosional dengan lebih memahami otak dan tubuh kita, melepaskan pengalaman masa lalu pada tingkat seluler, dan belajar untuk bertindak sebagai diri kita di masa depan dengan potensi tertinggi, kita dapat keluar dari hambatan diri sendiri dan mencapai potensi kita. Selama berabad-abad, gunung telah digunakan sebagai metafora untuk tantangan besar yang kita hadapi, terutama yang tampaknya mustahil untuk diatasi. Untuk mendaki gunung kita, kita sebenarnya harus melakukan pekerjaan internal yang mendalam untuk menggali trauma, membangun ketahanan, dan menyesuaikan cara kita menghadapi pendakian. Pada akhirnya, bukan gunung yang kita kuasai, tetapi diri kita sendiri.
Tahukah kamu bahwa bidang entrepreneur kini telah sangat berkembang dan praktis untuk dilakukan bahkan oleh anak kecil sekalipun? Untuk memulai entrepreneurship yang sukses, setidaknya kamu harus tahu prinsip-prinsip dasar menjalankan bisnis. Dalam buku Rahasia Menjadi Miliuner untuk Anak, pebisnis dan investor tersukses sepanjang masa, Warren Buffett, memberikan prinsip-prinsip dasar berbisnis serta filosofi dan pelajaran hidup berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai seorang pengusaha. Rahasia Menjadi Miliuner untuk Anak disajikan secara sederhana, lucu, dan menginspirasi lewat dengan berbagai kisah menarik dari Klub Miliuner Selain mengembangkan kemampuan entrepreneur-mu, buku ini juga akan menjelaskan mengenai pengelolaan keuangan pribadi, kehidupan, sampai etika yang akan sangat berguna dalam kehidupan!